Desember 31, 2010

Makna Tahun Baru

Sesaat lagi, hanya dalam hitungan jam kita akan segera meninggalkan tahun 2010 dan berganti pada tahun yang baru, dengan secercah harapan dan doa semoga di tahun yang akan datang kehidupan manusia akan lebh baik lagi di tahun yang semakin buruk. Lalu apakah semua tau makna pergantian tahun baru ini??
Pergantian tahun baru ini hendaknya kita gunakan untuk mengevaluasi diri, bermuhasabah karena bisa jadi ini adalah tahun terakhir kita hidup di dunia fana ini. Allah telah mengingatkan, " Apabila telah datang ajal mereka, maka tidak dapat mengundurkannya barang sesaat pun dan tidak pula mendahulukannya " ( QS 10:49 ). 

Beruntung kita masih di ingatkan dengan kegiatan kegiatan mengaji di malam pergantian tahun baru, yang benar benar sudah di program untuk menjaga kerusakan khususnya para generasi penerus, dan bersyukur karena sangat sedikit sekali diluar sana yang mengadakannya. Masih terlintas di benak saya ketika ada seorang teman yang meninggal di malam tahun baru hanya karena dia tidak mengindahkan nasehat orangtua untuk mengaji, dia malah keluyuran dengan teman-temannya diluar sana, dan ketika saya dengar berita pagi sekitar jam 4 subuh, dia telah meninggal tertabrak Metromini, saking penasaran saya  melintasi TKP untuk tau kabar tersebut, dan benar saja di tempat itu  masih berserakan serpihan serpihan kaca bekas tabrakan tersebut. naudzubillahimindzalik.

Janganlah kita latah dengan tradisi tahun baru dengan bersuka ria, berpesta bahkan menghamburkan uang yang tidak sedikit hanya untuk meluapkan kegembiraan yang semu di malam ini, karena pada dasarnya tidak datang di mana suatu tahun esok itu akan lebih baik daripada tahun sekarang dan demi masa  sesungguhnya kita berada dalam kerugian yang nyata, kecuali jika kita beriman dan beramal sholeh serta bisa mengambil hikmah dan pelajaran dari semua yang terjadi dan hanya orang orang mukminlah yang bisa mendapatkannya.
Ingatlah di belahan dunia sana ada mereka yang tidak merasakan nikmatnya hari demi hari yang mereka jalani dengan normal, mereka selalu di cekam rasa ketakutan bahkan kehilangan nyawa tanpa tahu kapan akan berakhir, sementara kita dengan 'sombong' meluapkan kegembiraan ini.

Semoga tahun ini bisa jadi perenungan untuk diri kita bahwa bertambahnya tahun berarti berkurangnya umur kita dan bertambahnya tanggung jawab terhadap diri sendiri. Bersyukurlah terhadap nikmat Allah yang di berikan kepada kita tanpa harus 'mendzolimi' diri sendiri.

Desember 27, 2010

Review Tempat Terakhir-PadI

Akhirnya setelah hampir setahun mengeluarkan single Terbakar Cemburu, akhir desember ini muncul kabar dari salah satu personil Padi, bahwa Tempat Terakhir yang sudah lama di nantikan oleh para Sobat Padi akan release juga, huftt...cukup lama kami para Sobat Padi menunggu Single ini release, namun ini hanya review saja guna mengobati rasa kangen sobat kepada band favouritenya. Cukup mas Rindra aja yang kasih penjelasan dalam tubuh Padi pada waktu itu, kami sebagai Sobat Padi hanya berharap yang terbaik bagi kelangsungan hidup Band Favourite kami. Bagi kalian yang ingin lihat bisa klik disini . 

Desember 23, 2010

Jiwa ini terlalu pengecut

Malam yang semakin larut tak membuatku beranjak ke peraduan
Malam ini membawaku kepada sebuah khayalan kosong
Yach...kosong, kosong karena aku pun tak tahu siapa orang itu
Aku hanya bisa melihat wajahnya dalam dunia lain
Aku bisa berkomunikasi dengannya tanpa pernah melihat wajah itu
Semakin hari kami semakin akrab walaupun tidak pernah bertemu
Ada gurat senyum yang terlintas di wajah ini saat dia menyapa diriku

Aaahh...tapi itu semua mungkin hanya khayalku saja...
Andai dia tau tulisan ini di tujukan untuk nya
Semakin lama aku 'suka' kepada mahluk Tuhan ini
Namun....aku tidak mempunyai keberanian seperti Siti Khadijah
yang 'menawarkan' dirinya kepada Muhammad
Aku juga tidak secantik Aisyah untuk dijadikan 'dewi' dalam dirinya

Aku terlalu lemah, jiwa ini juga terlalu Pengecut
Bukan karena aku gengsi, tapi aku takut
Yaa..hanya rasa Takut.....
Takut aku salah menilai perasaan ini
Takut kalau nanti aku berdosa karena 'khayalan' semu

Entahlah, mungkin akan ku simpan dengan rapi tentang rasa ini
Akan ku bingkai dalam hati tentang apa yang aku lewati
Entah sampai kapan, aku tau wanita boleh saja 'menawarkan' diri pada pria yang ia sukai
Tapi,,,,aku takut....hingga mungkin aku akan keilangan dirinya.
Entahlah....